[ Sekilas tentang Dental Loupe ]

Assalammualaikum Wr wb.. Selamat Pagi!!

Cerita ini bermula di tahun 2010, saat itu saya sedang kuliah spesialis bersama teman-teman saya. Kami yang waktu itu masih menjadi residen, siap untuk bekerja di klinik spesialis RSGMP-FKGUI. Tapi… ada satu hal yang menjadi fokus utama waktu itu, yaitu kebutuhan kami atas lup..

ya.. waktu itu informasi mengenai lup sudah seliweran di kampus, beberapa senior sudah ada yang menjadikan lup barang wajib mereka, namun ada juga yang tidak. Saat itu saya bertanya-tanya mengenai apa saja kriteria pemilihan lup yang baik. apakah lup yang bermerek sudah pasti baik? apakah lup buatan negara tiongkok itu sudah pasti berkualitas tidak baik? bagaimana pemilihan panjang kerja nya? saya harus memilih perbesaran berapa?

Apalagi, 60%-80% dokter gigi yang sudah bekerja bertahun-tahun mengalami sakit punggung dan leher kronis (Mangharam J, McGlothan JD. Ergonomics in the dental care worker. 1998). dan parahnya lagi, terjadi juga perubahan postur tubuh pada dokter gigi yang sudah bekerja lama tersebut. (Valachi B, Valachi K. Preventing musculo-skeletal disorders in clinical dentistry. 2003).

kenapa demikian?? karena untuk bisa membuat mata kita tetap fokus pada area kerja, dibutuhkan working distance (jarak kerja) yang pas. Nah, dengan memakai postur, maka jarak kerja untuk bisa mencapai titik fokus yang nyaman bisa diatur, sehingga bisa membuat postur ideal kita tetap terjaga.

(couurtesy of DentistryToday.com)

(couurtesy of DentistryToday.com)

waaah.. pusing deh pokoknya waktu itu.. sampai akhirnya saya diskusi dengan drg. Furqan, beliau teman seangkatan saya saat sekolah spesialis. kami mencoba mempelajari sistem kerja lup. lalu, mencoba membelinya dari negeri sebrang. hmm.. kurang lebih, beginilah ke sok-tau-an kami waktu itu tentang lup.. hehe..

dokter gigi rio suryantoro spesialis konservasi gigi terbaik di jakarta dental lup loupe

Perbesaran:

perbesaran minimal yang tersedia di pasaran adalah 2,5x. Namun, jika kita mencoba mencari beberapa saran dari dokter gigi yang sudah pernah memakainya di seluruh dunia (coba search di google dll), maka disarankan memakai perbesaran yang lebih tinggi dari 2,5x. karena seiring berjalannya waktu, sang operator ingin meningkatkan detil pekerjaannya dengan meningkatkan perbesaran lup. nah, karena semakin besar objek yang kita lihat, maka daerah kerja kita juga semakin sempit. membuat kita semakin fokus.🙂

contoh adalah gambar dibawah ini, dengan pixel yang sama (saya tidak mengcrop sama sekali) tapi dengan perbesaran yang berbeda.. bisa dilihat bagaimana informasi warna, detil, dan ketajaman yang didapatkan dari perbesaran yang lebih besar kan..

dokter gigi spesialis kosnervasi gigi terbaik di jakarta lup 4

dokter gigi spesialis kosnervasi gigi terbaik di jakarta lup 3

setelah saya menggunakan magnifikasi yang lebih tinggi, maka tampak bahwa ada crack di gigi tersebut. lebih detil kita melihat, lebih tepat diagnosis kerja kita, lebih baik perawatan yang kita berikan kepada pasien kita.. setujuuu?🙂

Pemilihan Barrel Lup:

hal kedua adalah pemilihan barrel lup nih, tau kan barrel itu yang mana.. ini nih barrel..

dokter gigi rio suryantoro spesialis konservasi gigi jakarta barrel lup the signature

sebelah kiri memiliki barrel dengan diameter lebih besar di daerah dekat mata dibandingkan barrel sebelah kanan.

coba cek perbedaan gambar kiri dan kanan. meskipun keduanya memiliki perbesaran yang sama, tapi ukuran barrel yang dekat dengan mata itu memiliki diameter yang berbeda. hal ini akan menentukan width of field (lebar pandang) kita dalam bekerja. Jadi begini, jika ada 2 lup, dengan perbesaran 3,5x, yang satu memiliki diameter yang kecil dan satu memiliki diameter yang besar, maka lebar pandangnya akan lebih baik yang memiliki diameter yang besar.

jarak antara barrel dan mata kita juga menentukan bagaimana cara kita mendapatkan fokus tersebut.. seperti ini..

dokter gigi rio suryantoro spesialis konservasi gigi jakarta barrel lup the signature 2

gambar sebelah kiri tampak barrel dekat dengan mata, sebelah kanan jauh dari mata

nah, semakin dekat dengan mata, maka semakin mudah mendapatkan fokus, semakin besar width of field. keadaan ini bisa didapatkan dari lup yang TTL (through the lens) tapi kekurangan terbesar dari lup TTL adalah (1) tingkat kemiringan lup harus diatur sedemikian rupa sehingga cocok dengan postur kerja dokter/dokter gigi. (2) bersifat individual, sehingga tidak bisa diatur-atur di kemudian hari. (3) lup versi flip up akan jauh lebih mudah mengukur sudut kerja. (4) harganya jauh lebih mahal daripada versi flip up. 

Kualitas Lensa:

kualitas lensa akan menentukan depth of field.. apa itu?? yaitu range fokus yang bisa diberikan oleh lup. coba lihat kembali gambar dibawah ini:

dokter gigi rio suryantoro spesialis konservasi gigi terbaik di jakarta dental lup loupe

jika kita membeli lup dengan panjang kerja 420mm, dengan kualitas lensa yang baik, maka fokus lensa bisa diraih dari panjang 380-460 mm.. sedangkan, bila kualitas lensa nya jelek, bisa jadi fokus hanya benar2 bisa diraih di panjang 420. keadaan ini nantinya menentukan kenyamanan kerja kita, karena kita terkadang sering bergerak kekiri dan kekanan kan.. apalagi kalau perawat cuma 1 atau malah tidak ada perawat saat bekerja.🙂

Kesimpulan:

Saya belum memiliki literatur mengenai “kapan sesungguhnya seorang dokter gigi atau mahasiswa kedokteran gigi membutuhkan lup”. yang paling lucu adalah penelitian dari Donaldson dkk, ternyata jika mahasiswa koas memakai lup, maka tidak ada perbedaan bermakna dari hasil kerjanya dengan tanpa pakai lup. (Donaldson M, Kinght GW, Guenzel PJ. The effect of magnification on student performance in paediatric operative dentistry. 1998). yang berbeda adalah posturnya. kenapa demikian?? ya iya lah, namanya juga koas, wajar kalau hasil kerjanya masih baru2 kaan.. kalau sudah koas tingkat akhir juga makin jago. hehe…

Namun, dilihat dari pengalaman saya, secepatnya akan semakin baik. sekarang ini saya tidak bisa kerja tanpa lup, saat ini bahkan saya memiliki 4 (Empat) lup. Tiga diantaranya saya taruh di mobil sebagai cadangan, 1 saya tinggal dirumah. saking saya butuh banget cadangan.. hehe..

apalagi, sekarang di Indonesia sudah sangat mudah mencari lup. sudah banyak dental supplier dan distributor yang menjual lup.

hmm.. jadi ingat, beberapa waktu yang lalu saya diskusi juga dengan drg. Rinto Abimanyu SpKG (author doktergigirinto.com) dan drg. Furqan SpKG (admin grup Run ForwaRd) mengenai lup yang memenuhi kriteria tersebut, diskusi ini dinaungi oleh 4our eyes loupe. keinginan untuk memberikan lup yang berkualitas dengan harga terjangkau di Indonesia pun akhirnya muncul juga, dan lahirnya The Signature by RunForward tersebut..

Unknown

unnamed

 

Ps: disaat saya menulis cerita ini, saya ingin banget kasih foto lup saya, ergonomisnya, dan lain2nya.. tapi saya rasa akan lebih asik kalau dikasih tahu nanti saja,

jadi.. tunggu kelanjutan cerita saya tentang lup disini ya..

perawatan saluran akar dokter gigi rio slide red

akhir kata… semoga kita semua bisa memberikan perawatan yang terbaik untuk pasien kita, senagaimana halnya kita ingin mendapatkan perawatan yang terbaik dari dokter yang merawat kita..

keep UP the GOOD WORK!!

keep on Sharing,

TETAP SEMANGAT…!!!

Wassalammualaikum Wr Wb..

-drg. Rio Suryantoro, Sp.KG-

M e e t   m e   a t :

for more cases, cllick!